Anggaran Satpras Dan Administrasi SMA Negeri 1 BNS Cukup Besar, Kepala Sekolah Terkesan Enggan Di Konfirmasi

 

Lampung Barat, - Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang dikelola Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri Satu (SMAN.1) Bandar Negeri Suoh (BNS) tahun 2025 terbilang cukup besar yang di realisasikan untuk berbagai macam Item kegiatan. 

Bedasarkan informasi yang diketahui dari Data Dapodik Sekolah tersebut tahun 2025 tahap satu menerima anggaran senilai Rp 300.600.000.., kemudian di tahap dua kembali menerima Rp 333.000.000.., yang direalisasikan dengan berbagai macam kegiatan. 

Dari seluruh kegiatan yang direalisasasikan menggunakan anggaran dana bos salah satunya Pemeliharaan Sarana dan prasarana Sekolah dan administrasi Kegiatan Sekolah dengan masing nilai anggaran yang dikeluarkan dari dana Bos. 

Untuk nilai anggaran pemeliharaan Sarana dan Prasana Sekolah di tahap satu senilai Rp 51.314.000.., namun kembali dianggarkan di tahap dua yang mencapai Rp 94.876.500.., 

Selain itu dari keseluruhan Item yang terealisasi dengan menggunakan anggaran Dana Bos masih ada seperti Administrasi kegiatan Sekolah. Di tahap satu mencapai Rp 105.688.400.., dan di tahap dua mencapai Rp 86.532.700.., dan masih banyak item lain yang dianggarkan dari dana bos.

Sementara itu, ditahun yang bersamaan SMA Negeri 1 BNS menerima program Revitalisasi dengan nilai yang cukup besar guna perbaikan beberapa ruang kelas sekolah tersebut. namun dari besaran anggaran yang dikelola untuk Pemeliharaan Sekolah oleh Kepala Sekolah tersebut menjadi sebuah sorotan pasalnya nilai yang terealisasi dari tahap hingga tahap dua cukup fantastik. 

Tapi dari seluruh item kegiatan ditahun 2025 yang menggunakan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah belum diketahui secara rinci, dikarenakan Kepala Sekolah setempat dihubungi tidak merespon untuk dilakukan konfirmasi mengenai Penggunaan Anggaran Dana Bos tahun 2025.

Dalam hal ini awak media akan terus menggali informasi ke pihak dinas terkait guna memastikan adanya keterbukaan informasi publik soal realisasi anggaran negara. hingga berita ini diterbitkan Pihak Sekolah belum memberikan klarifikasi resmi. 

(*)